Kamis, 12 Desember 2024, menjadi hari bersejarah bagi Anwar Al-Mahabbah Lil Banat dari Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia. Dalam ajang Olimpiade Santri Nusantara tingkat nasional yang diikuti peserta dari berbagai pesantren di seluruh Indonesia, mereka berhasil meraih Juara II dalam kategori Lomba Kreasi Nasyid Modern.
Ajang ini merupakan bagian dari peringatan 1 Abad Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, yang mempertemukan bakat seni terbaik para santri. Setelah sebelumnya lolos seleksi 6 besar melalui video yang dikirimkan, Anwar Al-Mahabbah melanjutkan perjuangan mereka dengan tampil langsung di Al-Falah Ploso. Membawakan dua lagu: Hujroh Al-Falah, syiir karya Al-Falah Ploso, dan على حسب وداد, sebuah lagu bertema cinta Islami, mereka berhasil memukau audiens dengan harmoni vokal yang indah dan penghayatan mendalam.
Perjalanan menuju kemenangan ini penuh perjuangan. Di tengah kesibukan menghadapi ujian akhir di Ma’had Aly Andalusia, para anggota tetap berkomitmen mempersiapkan diri sebaik mungkin. Dedikasi mereka berbuah manis dengan tampil percaya diri di panggung besar, membawa kebanggaan bagi Andalusia.


Penampilan mereka pun mendapat perhatian khusus dari salah satu juri, Agustina Dwi Ning Tyas, yang dikenal sebagai Dwi MQ, seorang selebgram dan YouTuber vokal sholawat. Dalam komentarnya, ia menyampaikan:
“Penampilan mereka bagus, suka, dan berani. Nah, ini festival seperti ini. Tapi mungkin ada sedikit kesalahan teknis pada musiknya yang terlalu keras, sehingga di beberapa part tadi menutup bagian vokal utama dan backing vokalnya.”
Meski menghadapi tantangan teknis, Anwar Al-Mahabbah tetap tampil maksimal dan membawa pulang penghargaan bergengsi ini. Prestasi ini menjadi bukti bahwa seni nasyid modern dapat menjadi media dakwah yang kreatif, sekaligus mengharumkan nama pesantren di tingkat nasional.
Semoga kemenangan ini menjadi langkah awal bagi Anwar Al-Mahabbah untuk terus berkarya, menyebarkan keindahan seni Islami, dan menginspirasi generasi santri lainnya untuk terus menggali potensi.
oleh : Hisyam Abdillah











Tinggalkan Balasan