Banyumas—Gedung Zawiyah lantai 3 Ma’had Aly Andalusia menjadi pusat perhatian pada 3 September 2024, ketika Universitas Sains Islam Malaysia (USIM) mengadakan kunjungan yang difasilitasi oleh UIN Saizu Purwokerto. Dengan tema “Metodologi Studi Pesantren Islam Jawa,” acara ini menghadirkan para pemikir dan akademisi terkemuka, termasuk Syaikh Thoha Abdul Wahab Ar-Rosikh dan Prof. Khoiri Muhyidin dari Malaysia.
Ust. Agus Hilmy Mubarok, yang bertindak sebagai pembicara utama, menguraikan keistimewaan sistem pendidikan pesantren di Jawa. Beliau menjelaskan bahwa melalui metode pegon, musyawaroh, bandongan, dan sorogan, pesantren Jawa telah mampu melahirkan ulama-ulama yang diakui di tingkat global.
“Sistem pesantren di Jawa ini sudah cukup kuat untuk menjadikan kita sebagai ulama kelas dunia,” kata Gus Hilmi dengan penuh keyakinan. Beliau juga menggarisbawahi pentingnya empat pilar utama Ma’had Aly Andalusia, yaitu pengucapan, pemahaman, penulisan dan pembacaan yang benar, sebagai kunci keberhasilan dalam menguasai bahasa Arab dan ilmu-ilmu keislaman.
Penulis : M Hisyam Abdillah










Tinggalkan Balasan