Selasa, 24 September 2024, Gedung Zawiyah Lante 1 menjadi tempat penting bagi kolaborasi antara Mahad Aly Jurnalistik dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Banyumas. Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 11.30 ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai lembaga di bawah naungan Yayasan Alanwar Alhisyamiyah, termasuk SMP, SMA, MA, dan Mahad Aly PDF.
KH. Zuhrul Anam, pengasuh Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia sekaligus Ketua Yayasan Alanwar Alhisyamiyah, membuka acara ini dengan sambutan hangat. Rahmat Imanda, anggota DPRD Banyumas, dan perwakilan Humas Pemkab serta Sekretaris Kominfo turut hadir memperkaya diskusi.
Salah satu momen menarik dari acara ini adalah sesi dengan Irfan Bahtiar (IB), pemilik akun Info Purwokerto. IB, yang telah mengelola akun besar ini sejak 2014, membagikan wawasan mendalam tentang media sosial. “Media sosial itu nggak kenal ruang dan waktu,” ungkap IB. “Akun kecil bisa saja punya banyak penonton, dan itu tergantung bagaimana kita memanfaatkan tren.”
Dia juga menyoroti pentingnya adaptasi dengan tren global. “Proses trend itu dilakukan berulang, seperti mengambil tren dari luar negeri dan menerapkannya di sini,” katanya. IB menekankan bahwa kualitas konten tergantung pada apa yang kita tonjolkan, dan pentingnya menarik perhatian dalam 3 detik pertama dengan hook yang tepat, serta memberikan detil penting dalam 5-10 detik awal.
IB juga membagikan pengalamannya secara pribadi. Baru-baru ini, dia melakukan umrah dengan konten yang dibuatnya dan merencanakan untuk menonton Manchester United di Inggris sambil membuat konten juga. “Gak semua orang yang punya banyak followers itu punya bakat,” tegasnya. “Musuh terbesar jurnalis adalah pembaca, dan dampaknya bisa menjadi psikologis.”
Diskusi ini diakhiri dengan kutipan dari Rizal, mahasantri Sanah 1, yang menyebutkan, “Dalam diskusi tersebut, daging semua isinya,” menggambarkan betapa berartinya materi yang dibagikan dalam acara ini. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pendidikan dan pemerintahan, membuka jalan bagi pertukaran pengetahuan yang lebih luas di masa depan.
Penulis : M. Hisyam Abdulloh










Tinggalkan Balasan