Secara etimologis santri memiliki makna yang banyak. menurut Nurcholis Madjid kata ”santri” berasal dari bahasa Sanskerta “sastri” yang berarti melek huruf, Pendapat tersebut selaras dengan aktivitas para santri sebagai kaum literary, dimana setiap harinya membaca dan mendalami kitab-kitab keagamaan.Santri lahir dari rahim pesantren, dengan kultur pendidikan yang mengutamakan intelektualitas tinggi, dan pekerti luhur .Sehingga lemah lembut, serta tutur kata halus, menjadi baju kerai yang menyelimuti kehidupan nya sepanjang hayat.
Santri selain menjadi insan agamis,juga menjadi insan sosialis,yang senantiasa bercengkrama dengan masyarakat sosial dalam berbagai aspek kehidupan,salah satunya adalah aspek politik. Santri sejak dahulu memiliki andil yang sangat besar di dalam membentuk sistem politik di Indonesia,KH Abdul Wahid Hasyim contohnya,putra ulama masyhur sekaligus pahlawan nasional KH Hasyim Asy’ari,merupakan tokoh santri yang pernah menjabat Menteri Negara.

Adapun istilah politik berasal dari bahasa Yunani “polis” memiliki arti “sosial yang luas” .Adapun politik dalam KBBI, adalah :”ilmu tata negara untuk membentuk sistem pemerintahan”.Menurut Kartini Kartono, politik dapat diartikan sebagai :”aktivitas perilaku atau proses yang menggunakan kekuasaan untuk menegakkan peraturan-peraturan dan keputusan-keputusan yang sah berlaku di tengah masyarakat”. politik sendiri dalam bahasa arab menggunakan istilah السياسة , adapun pengertian السياسة atau politik itu sendiri dalam kamus Al Misbah Al munir :
السياسة هي القيام على الشيء بما يصلحه
“politik merupakan mengatur (mengurusi) suatu hal dengan sesuatu yang dapat memperbaikinya” Di dalam artikel yang di tulis oleh Jami’ah Al-Madinah Al-Alamiyah ,السياسة (politik) di bagi menjadi dua macam ,yaitu السياسة الشرعية dan السياسة البدعية , yang dimana keduanya memiliki arti yang saling bertolak belakang.
adapun السياية الشرعية menurut Doktor Abdullah Muhamad Al-Qadi adalah :
:هي ما كان فعلًا يكون معه الناس أقرب إلى الصلاح، وأبعد عن الفساد، وإن لم يضعه النبي ﷺ ولا نزل به وحي
artinya :”Siyasah Sar’iyah adalah pekerjaan di tengah-tengah manusia,yang menjadikan mereka lebih dekat dengan kebenaran,serta lebih jauh dari kerusakan,meskipun tidak di jelaskan oleh nabi dan dan tidak di bahas oleh wahyu.
Adapun pengertian السياسة البدعية :
“هي حكم الناس، وإدارة أحوالهم، ورعاية شؤونهم بغير
شرع الله”
artinya :”Siyasah Bid’aiyah adalah :kebijakan untuk manusia,manajemen kehidupan mereka,serta mengawasi keadaan mereka tetapi tidak dengan syariat islam”


sekarang kita telah mengetahui bahwasanya politik tidak selalu memiliki konotasi buruk,dan melanggar nilai-nilai islam,akan tetapi berkecimpung dalam politik di bolehkan ,bahkan tidak jarang di anjurkan, karena adanya indikator, yang menunjukan perlu hadirnya tokoh agama yang faham sistem politik islam secara detail,di dalam memperbaiki sistem politik yang jauh dari nilai-nilai islam.
Ma’had Aly Andalusia ,merupakan perguruan tinggi berbasis agama yang dimana penulis sedang memperdalam ilmu agama, disana akan di adakan pemilih Presiden Maha Santri ,maka hendaklah para santri ikut hadir dan meramaikan kontestasi politik tahun ini,karena satu suara santri akan menentukan nasib Ma’had Aly Andalusia satu tahun kedepan,berkembang dan mundur nya Ma’had Aly Andalusia di tangan kita semua. Salam politik santri !!!!
oleh : Umar Ubaidillah
Berita Terkini Seputar Ma’had Aly Andalusia Leler Banyumas !!!
Dapatkan update terbaru dan informasi menarik lainnya seputar Ma’had Aly Andalusia Leler Banyumas hanya di website resmi kami: maalyandalusia.ac.id. dan malyjurnalistik.com
Temukan berbagai artikel yang inspiratif dan bermanfaat tentang kehidupan akademik, program pendidikan, kegiatan santri, dan berbagai info penting lainnya. Segera kunjungi situs official Ma’had Aly Andalusia untuk memperluas wawasan dan mengikuti perkembangan terbaru yang kami sajikan khusus untuk Anda!
follow Media Sosial
#SANTRILELERMENDUNIA #IMDADSUBIANTO #IHSANNURSHOLIH #POLITIKSANTRI










Tinggalkan Balasan