,

MALAM PERKENALAN UTUSAN AL-AZHAR MESIR, SYEKH MAHMUD ABDUL HAMID AL-YASIN

MALAM PERKENALAN UTUSAN AL-AZHAR MESIR, SYEKH MAHMUD ABDUL HAMID AL-YASIN

Banyumas, 15 September 2025‚ Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia menggelar acara Malam Taaruf bersama utusan resmi Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, Syekh Mahmud Abdul Hamid Al-Yasin. Acara berlangsung khidmat di aula pesantren dan dihadiri para asatidz, jajaran pengasuh, serta ribuan santri Andalusia.

Sekitar pukul 19.15, acara dibuka oleh MC dan dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu santri putra. Suasana semakin khusyuk ketika KH. Zuhrul Anam Hisyam dan Syekh Mahmud Abdul Hamid Al-Yasin menyampaikan sambutan.

Dalam sambutannya, Syekh Mahmud mengucapkan terima kasih kepada KH. Zuhrul Anam atas sambutan hangat yang diberikan. Beliau memperkenalkan diri sebagai lulusan Al-Azhar, Takhosus Ilmu Hadis, tahun 2010. Beliau juga menyampaikan kesan pertamanya ketika tiba di Andalusia: melihat para santri yang penuh cahaya, sebab dzat ilmu adalah cahaya.

«لِأَنَّ الْعِلْمَ نُوْرٌ وَنُوْرُ اللهِ لَا يُهْدَى لِلْعَاصِي»

Syekh Mahmud kemudian memberikan beberapa wasiat penting kepada para santri. Beliau menekankan agar selalu ikhlas dalam menuntut ilmu, baik dalam ucapan maupun perbuatan. Ilmu tidak seharusnya dicari hanya demi pekerjaan yang mudah atau beasiswa semata, melainkan sebagai jalan menuju kebahagiaan hakiki, dunia sekaligus akhirat. Beliau juga mengutip dawuh Sayyidina Muawiyah bahwa: “Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi seseorang, maka Allah menjadikannya belajar agama.”

Beliau menambahkan bahwa keberadaan santri di Andalusia adalah karunia Allah. Ia melihat semangat besar dari para santri untuk menerima ilmu, begitu pula semangat para asatidz dalam menyebarkannya demi kemaslahatan umat dan kebaikan bangsa. Syekh Mahmud juga menyinggung tentang ar-ridha serta keutamaan orang berilmu, yang derajatnya ditinggikan Allah dibanding mereka yang tidak mengetahui.

Menutup nasihatnya, beliau menegaskan bahwa umat Islam adalah umat isnad: isnadun nasabi dan isnadun ‘ilmi. “Belajar kepada KH. Zuhrul Anam berarti sanad ilmunya tersambung kepada Rasulullah SAW. Maka, keberadaan kalian di sini adalah karunia besar: bisa belajar kepada seorang alim yang ilmunya tersambung hingga junjungan kita, Rasulullah SAW.”

Sebelum penutupan, KH. Zuhrul Anam mempersilakan salah satu santri putri membacakan qosidah sebagai penghormatan kepada Syekh Mahmud. Beliau juga menyampaikan apresiasi khusus kepada santri putri Andalusia yang baru saja meraih Juara I MQK Kitab Ghoyatul Wushul tingkat Jateng-DIY.

Acara ditutup dengan bacaan hamdalah bersama, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh hadirin.

Oleh : zidan fathurrofiq

Editor : Anggita Amanatur Roisah

kabar Terkini dari Ma’had Aly Andalusia Leler Banyumas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

JURNALISTIK MA’HAD ALY ANDALUSIA

Jurnalistik Ma’had Aly Andalusia telah mempublish Website “Kompas walimah”

Komunitas penerjemah, Syu’aro dan wadah literasi mahsantri

merupakan placement bagi karya digital Mahasantri Ma’had Aly Andalusia

dikelola Tim Jurnalistik Ma’had Aly Andalusia

MA’HAD ALY ANDALUSIA

Lembaga pendidikan tinggi  pesantren yang terletak di Jln. Ditowongso, Dsn. Leler, Randegan, Kebasen, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia, 53172

Didirikan Oleh Syaikuna KH. Zuhrul Anam Hisyam

الأخبار اليومية