Minum teh saat sahur memiliki berbagai manfaat bagi tubuh, terutama bagi para santri di pondok pesantren yang harus menjalani aktivitas belajar sejak pagi hari. Saat sahur, tubuh memerlukan asupan cairan yang cukup agar tetap segar dan tidak mudah lemas selama berpuasa. Pentingnya menjaga kebutuhan cairan saat puasa juga dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan RI dalam berbagai edukasi kesehatannya tentang hidrasi selama Ramadan.
Salah satu manfaat minum teh di saat sahur adalah membantu menjaga hidrasi tubuh. Meskipun teh mengandung kafein, kadarnya lebih rendah dibandingkan kopi sehingga tetap aman dikonsumsi dalam jumlah wajar.
Selain membantu memenuhi kebutuhan cairan, teh juga dapat meningkatkan konsentrasi. Kandungan kafein ringan dalam teh dapat membantu menjaga fokus dan kewaspadaan, terutama bagi pelajar yang harus mengikuti pelajaran di pagi hari. Hal ini didukung oleh berbagai penelitian yang menyebutkan bahwa kafein dalam kadar ringan dapat meningkatkan fokus dan kewaspadaan.
Teh hangat juga bermanfaat untuk membantu pencernaan. Saat sahur yang waktunya terbatas, minuman hangat dapat membantu perut terasa lebih nyaman dan mengurangi rasa kembung. Selain itu, teh mengandung antioksidan seperti flavonoid yang berperan dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.
Menurut dr. Andini Putri, dokter umum yang menjadi kontributor artikel kesehatan di Alodokter, konsumsi teh saat sahur dalam jumlah wajar dapat membantu menjaga konsentrasi dan memberikan efek relaksasi ringan. Namun, beliau juga mengingatkan agar tidak menambahkan gula secara berlebihan yang justru dapat memicu rasa haus lebih cepat saat berpuasa.
Sejalan dengan hal itu, edukasi kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI juga menekankan pentingnya membatasi konsumsi gula saat sahur agar tubuh tidak mudah merasa haus di siang hari. Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsi teh dengan gula secukupnya atau tanpa gula agar lebih sehat.
Dengan demikian, minum teh saat sahur dapat menjadi pilihan yang baik untuk membantu menjaga hidrasi, konsentrasi, serta kenyamanan tubuh selama menjalankan ibadah puasa. Informasi ini disusun berdasarkan edukasi kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI, artikel medis dari Alodokter dan Halodoc, serta pendapat dr. Andini Putri sebagai narasumber.
Oleh: Mely Dwi Rahmawati
Ikuti perkembangan terbaru seputar akademik, kegiatan santri, dan dinamika organisasi di Ma’had Aly Andalusia melalui website resmi: maalyandalusia.ac.id. dan malyjurnalistik.com
Temukan informasi aktual, artikel inspiratif, dan liputan kegiatan langsung dari sumbernya. Jangan lupa ikuti juga media sosial kami untuk update cepat dan konten menarik setiap harinya.
Follow Media Sosial










Tinggalkan Balasan