Dinamika politik Pemilu Mahasantri kembali memanas setelah munculnya berbagai narasi dari kubu ALTER terkait pencalonan Eka oleh PSG. Bagi PSG, pencalonan ini bukan langkah baru, melainkan bentuk konsistensi perjuangan politik yang telah dibangun sejak tahun sebelumnya.
PSG kembali mengusung Eka sebagai calon presiden mahasiswa untuk kedua kalinya. Namun di tengah langkah tersebut, muncul suara-suara dari kubu ALTER yang menilai PSG hanyalah “pemecah suara” dalam kontestasi politik tahun lalu.
Alih-alih melemahkan langkah PSG, narasi itu justru dianggap menjadi pemantik semangat baru bagi para pendukungnya. Mereka menilai tudingan tersebut tidak sejalan dengan realita politik yang terjadi di lapangan.

“Jika PSG hanya dianggap sebagai pemecah suara, lalu mengapa kehadiran kami terus dipersoalkan?” ujar salah satu simpatisan PSG dalam diskusi politik mahasantri.
PSG menilai, partai yang disebut hanya sebagai “pemecah suara” nyatanya mampu memperoleh suara terbanyak kedua pada pemilu sebelumnya. Hal itu dianggap sebagai bukti bahwa PSG memiliki basis dukungan yang nyata dan tidak bisa dipandang sebelah mata.
Di sisi lain, sebagian pendukung PSG mulai mempertanyakan sikap ALTER yang dinilai terus menyoroti keberadaan PSG. Mereka menganggap reaksi tersebut menunjukkan adanya kekhawatiran akan pergeseran dukungan suara di pemilu mendatang.
Persaingan antara PSG dan ALTER kini tidak hanya terjadi di ruang kampanye, tetapi juga melalui perang narasi yang semakin ramai di media sosial dan lingkungan mahasantri. Pemilu kali ini diprediksi akan menjadi salah satu kontestasi paling panas dalam dinamika politik kampus.
Oleh: Divisi Jurnalistik dan Propaganda PSG
Ikuti perkembangan terbaru seputar akademik, kegiatan santri, dan dinamika organisasi di Ma’had Aly Andalusia melalui website resmi: maalyandalusia.ac.id. dan malyjurnalistik.com
Temukan informasi aktual, artikel inspiratif, dan liputan kegiatan langsung dari sumbernya. Jangan lupa ikuti juga media sosial kami untuk update cepat dan konten menarik setiap harinya.
Follow Media Sosial









Tinggalkan Balasan