UKM Ma’had Aly Andalusia dan Tantangan Produktivitas Intelektual

UKM Ma’had Aly Andalusia dan Tantangan Produktivitas Intelektual

Sabtu, 7 Februari, sekitar pukul 13.00 hingga 15.00 WIB, Unit Kegiatan Mahasantri (UKM) Ma’had Aly Andalusia menggelar diskusi internal di Kopi Keramat, Banyumas. Pertemuan ini menjadi ruang temu gagasan sekaligus forum evaluasi dan perencanaan, membahas arah pengembangan UKM, capaian satu semester terakhir, serta strategi program ke depan agar lebih berdampak dan berkelanjutan.

Diskusi tersebut dihadiri oleh dosen pengampu UKM Jurnalistik dan Literasi, Djito El Fateh dan Saeful Huda, Ketua Umum UKM, Ihsan Nur Sholeh, mantan Ketua UKM dan Web Developer Kompas Walimah, Ramah Tegar Pambudi, para penanggung jawab UKM, serta koordinator website manager dan publikasi. Suasana berlangsung santai namun serius, ngopi berjalan, gagasan pun mengalir.

Pembahasan diawali dengan refleksi terhadap kinerja UKM selama satu semester terakhir. Forum sepakat bahwa UKM tidak cukup dipahami sebagai ruang aktivitas rutin atau formalitas organisasi, melainkan sebagai medan pembentukan tradisi berpikir, berkarya, dan bertanggung jawab secara intelektual. Karena itu, isu output menjadi perhatian utama, apa yang dihasilkan, sejauh mana kualitasnya, dan bagaimana kesinambungannya.

Dalam sesi berbagi pengalaman lapangan, Ramah Tegar Pambudi menyampaikan kisah program KKN yang baru saja ia jalani, khususnya terkait digitalisasi Desa Pengadegan. Melalui pembuatan website desa, tim KKN berhasil mendokumentasikan sejarah desa, data kependudukan, struktur pemerintahan, program layanan, hingga informasi publik lainnya. Proses tersebut ditempuh dengan kerja lapangan yang intensif, termasuk wawancara hampir setiap hari dari rumah ke rumah, sehingga menghasilkan basis data yang komprehensif dan dapat diakses publik.

Pengalaman ini kemudian menjadi pintu masuk diskusi tentang pentingnya penguatan keterampilan digital di lingkungan UKM. Ramah menitipkan harapan agar kemampuan coding dan pengelolaan website dapat dikoordinasikan secara sistematis, sehingga ke depan mahasantri mampu menghadirkan program KKN yang lebih adaptif dan tidak terpaku pada pola pengabdian yang konvensional semata.

Dari sisi perencanaan, Saeful Huda memaparkan arah roadmap UKM Jurnalistik dan Literasi untuk semester mendatang. Salah satu target yang disepakati adalah lahirnya satu karya buku sebagai output kolektif, meskipun masih dalam bentuk awal. Menurutnya, kehadiran produk intelektual menjadi penanda penting bahwa UKM bergerak tidak hanya secara administratif, tetapi juga substantif.

Sementara itu, Djito El Fateh menyoroti menurunnya gairah menulis dibandingkan periode sebelumnya. Ia menekankan bahwa banyak orang mampu berbicara dan berpidato, namun sedikit yang konsisten menulis. Padahal, melalui tulisan, gagasan dan ilmu dapat menjangkau ruang yang lebih luas dan bertahan lebih lama. Ia mendorong para penanggung jawab UKM, khususnya di bidang jurnalistik dan literasi, untuk lebih aktif mengoordinasikan anggotanya agar disiplin dalam kepenulisan, sekaligus mengingatkan bahwa setiap UKM harus memiliki output nyata, bukan sekadar berjalan sebagai formalitas.

Diskusi tersebut menegaskan bahwa UKM bukan sekadar ruang aktivitas, melainkan wadah pembentukan arah berpikir dan tanggung jawab intelektual mahasantri. Penekanan pada output, kedisiplinan menulis, serta pengembangan keterampilan digital menjadi pengingat bahwa setiap program harus bermuara pada karya yang nyata dan berkelanjutan. Forum ini diharapkan menjadi titik konsolidasi agar UKM Ma’had Aly Andalusia ke depan tidak hanya aktif secara struktural, tetapi juga produktif secara intelektual dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

JURNALISTIK MA’HAD ALY ANDALUSIA

Jurnalistik Ma’had Aly Andalusia telah mempublish Website “Kompas walimah”

Komunitas penerjemah, Syu’aro dan wadah literasi mahsantri

merupakan placement bagi karya digital Mahasantri Ma’had Aly Andalusia

dikelola Tim Jurnalistik Ma’had Aly Andalusia

MA’HAD ALY ANDALUSIA

Lembaga pendidikan tinggi  pesantren yang terletak di Jln. Ditowongso, Dsn. Leler, Randegan, Kebasen, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia, 53172

Didirikan Oleh Syaikuna KH. Zuhrul Anam Hisyam