Telah berlalu cerita Raja Zulqarnain. Secara garis besar , sungguh Allah telah menjadikannya raja serta memberinya kekuasaan yang kokoh, dan para raja pun tunduk kepadanya.
Maka sungguh telah diriwayatkan: Bahwasanya orang yang berhasil menguasai seluruh dunia (bumi) itu ada empat orang: dua orang mukmin dan dua orang kafir.
Adapun dua orang mukmin tersebut adalah Nabi Sulaiman bin Dawud dan Al-Iskandar (Zulqarnain). Sedangkan dua orang kafir tersebut adalah Namrud dan Bukhtanasar (Nebukadnezar), dan kelak akan menguasai bumi yaitu orang kelima dari umat ini, yaitu Al-Mahdi. (Hasyiyah Ashowi, 4,182)
Akan tetapi bagaimana Zulqarnain bisa menguasai dunia yang masyarakatnya berbeda bahasa dan bangsa? dan bagaimana penggambaran Ya’juj Ma’juj yang dijumpai oleh Zulqarnain di akhir perjalanannya?
Bahasa yang digunakan Zulqarnain dengan penduduk bumi
Ketika Zulqarnain berjumpa dengan penduduk yang berada di tengah tengah bumi. Mereka berkata:
قَالُوْا يٰذَا الْقَرْنَيْنِ اِنَّ يَأْجُوْجَ وَمَأْجُوْجَ مُفْسِدُوْنَ فِى الْاَرْضِ فَهَلْ نَجْعَلُ لَكَ خَرْجًا عَلٰٓى اَنْ تَجْعَلَ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ سَدًّا
Mereka berkata, “Wahai Zulqarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj adalah (bangsa) pembuat kerusakan di bumi, bolehkah kami memberimu imbalan agar engkau membuatkan tembok penghalang antara kami dan
Pada ayat ini Imam Ashowi menjelaskan: Jurubahasa (penerjemah) mereka yang berbicara; karena mereka adalah keturunan Yafits bin Nuh, sedangkan Zulqarnain adalah keturunan Sam, sehingga (secara asal) ia tidak memahami bahasa mereka, dan sesungguhnya ada bagi mereka seorang penerjemah yang menguasai masing-masing dari kedua bahasa tersebut.
Namun ada pendapat lain: Mereka berbicara langsung kepadanya, dan Zulqarnain memahami bahasa mereka sebagai sebuah karamah (kemuliaan) baginya, berdasarkan apa yang telah disebutkan sebelumnya bahwa Allah memberinya pemahaman untuk mengerti segala sesuatu—dan pendapat inilah yang lebih kuat (al-aqrab). (Hasyiyah Ashowi, 4/186)
Pengaruh keturunan Nabi Nuh AS dalam bahasa dan bangsa
Para ahli sejarah berkata: Anak-anak Nabi Nuh ada tiga orang: Sam, Ham, dan Yafits.:
- Sam adalah nenek moyang bangsa Arab, bangsa Ajam (Persia/non-Arab), dan bangsa Rum (Romawi/Eropa).
- Ham adalah nenek moyang bangsa Habasyah (Ethiopia), Zanj (Afrika Timur/Sub-Sahara), dan Nubah (Sudan).
- Yafits adalah nenek moyang bangsa Turk, Barbar, Saqalibah (Slavia), serta Ya’juj dan Ma’juj.
Ibnu Abbas berkata:
هُمْ عَشَرَةُ أَجْزَاءٍ، وَوَلَدُ آدَمَ كُلُّهُمْ جُزْءٌ.
“Mereka (Ya’juj dan Ma’juj) jumlahnya adalah sembilan persepuluh (9/10), sementara seluruh anak cucu Adam lainnya hanyalah satu persepuluh (1/10).” (Hasyiyah Ashowi, 4/186)
Ciri fisik Ya’juj dan Ma’juj dan seruan nabi kepada mereka
Diriwayatkan: Bahwa masing-masing dari kedua kelompok tersebut (Ya’juj dan Ma’juj) itu mencakup empat ribu umat (suku/bangsa). Tidaklah mati salah seorang dari mereka hingga ia melihat seribu keturunan laki-laki dari sulbinya sendiri, yang semuanya telah mampu memanggul senjata.
Mereka terbagi menjadi beberapa jenis; satu jenis memiliki tinggi seratus dua puluh hasta ke langit, dan jenis lainnya memiliki tinggi dan lebar yang sama, yaitu seratus dua puluh hasta, dan jenis lainnya adalah mereka yang menggunakan salah satu telinganya sebagai alas tidur dan telinga lainnya sebagai selimut. Mereka tidak melewati gajah, binatang buas, maupun babi melainkan mereka memakannya, dan siapa pun di antara mereka yang mati, maka mereka jugalah yang memakannya.
semuanya adalah orang-orang kafir. Nabi ﷺ telah menyeru mereka kepada iman pada malam Isra’, namun mereka tidak menjawab (menolak dakwah tersebut). (Hasyiyah Ashowi, 4/186)
Allahu a’lam
Penulis: Mujiburrohman
Ikuti perkembangan terbaru seputar akademik, kegiatan santri, dan dinamika organisasi di Ma’had Aly Andalusia melalui website resmi: maalyandalusia.ac.id. dan malyjurnalistik.com
Temukan informasi aktual, artikel inspiratif, dan liputan kegiatan langsung dari sumbernya. Jangan lupa ikuti juga media sosial kami untuk update cepat dan konten menarik setiap harinya.
Follow Media Sosial










Tinggalkan Balasan