Banyumas, 20 Oktober 2024 – Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia meriahkan peringatan Hari Santri Nasional 2024 dengan rangkaian lomba yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari Minggu hingga Selasa. Para santri penuh semangat menyambut momentum ini, siap bersaing dalam berbagai lomba, baik akademik maupun nonakademik.
Pembukaan acara diawali dengan sambutan khidmat dari Ketua Panitia, Rifaul Fikri, yang dengan penuh semangat menyampaikan: “Hari ini, kita tidak hanya berkumpul untuk berlomba, tetapi juga untuk meneladani semangat perjuangan santri di masa lalu. Mereka mempertaruhkan nyawa demi membela tanah air dan agama. Mari kita hadirkan semangat itu dalam setiap langkah dan upaya kita, sehingga kita menjadi generasi santri yang siap menjaga negeri ini.”
Setelah sambutan tersebut, suasana semakin bergelora dengan pertunjukan drama musikal yang menggambarkan perjuangan santri melawan penjajah dalam Revolusi Jihad. Adegan dramatis antara penjajah dan pejuang santri dimainkan dengan penuh penghayatan. Pekikan takbir dan adegan perang diiringi dentuman suara yang menggema membuat penonton larut dalam suasana heroik yang mendalam.
Suasana makin memuncak ketika seluruh santri bergabung menyanyikan lagu Tanah Air. Dengan penuh khidmat, lagu ini mengalun di tengah lapangan, diiringi bom asap berwarna yang menyelimuti suasana. Sebuah bendera Merah Putih raksasa dikibarkan dengan gagah, dipegang di sampingnya oleh beberapa santri, menambah kesan epik. Bom asap berwarna yang membumbung di udara, bersama gemuruh suara santri, menciptakan atmosfer yang heroik dan menggugah nasionalisme.
Setelah adegan patriotik tersebut, acara dilanjutkan dengan cekson suporter yang menggetarkan. “Ultras SMP” dan “Ultras SMA” bergantian memamerkan yel-yel kebanggaan mereka dengan kompak dan penuh semangat. Lagu-lagu yang dinyanyikan dengan iringan drum membakar semangat di seluruh lapangan, menciptakan sorak-sorai yang membahana.
Berbagai lomba pun segera dimulai, baik akademik seperti Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) dan debat qanun, maupun nonakademik seperti balap karung dan tarik tambang. Sorakan penonton, tawa, dan semangat kompetisi memenuhi udara, menjadikan momen ini sebagai kenangan berharga bagi seluruh santri.
Selama tiga hari ke depan, Pondok Pesantren Andalusia akan menjadi medan laga di mana para santri tidak hanya berkompetisi, tetapi juga meneguhkan semangat juang dan cinta tanah air, merayakan Hari Santri dengan penuh kebanggaan dan kegembiraan.










Tinggalkan Balasan