Banyumas – Selasa, (03/09/2024) Ma`had Aly Andalusia kedatangan tamu dari Universitas Sains Islam Malaysia (USIM). Mereka tertarik belajar seputar kepesantrenan di Indonesia khususnya Jawa, karena kepesantrenan di Malaysia dipandang sebelah mata oleh pemerintah. Sedangkan di Indonesia, lulusan pesantren sangat diperhatikan dan disetarakan dengan lulusan Universitas pada umumnya.
Pada kesempatan ini, Mahasantri Andalusia dan Mahasiswa USIM saling bertukar informasi dan wawasan. Mereka kagum dengan semangat Mahasantri dalam mempelajari ilmu agama, meskipun santri harus dihadapkan dengan keadaan yang sulit, seperti menghafal beberapa kitab matan. Melihat semangat dan kesungguhan Mahasantri di Indonesia mereka berharap dapat menerapkannya disana. Meskipun sudah mencapai jenjang tinggi tidak menjadikannya alasan untuk berhenti belajar.
Dalam pembukaan acara, Prof. Dr. Muhammad Khairi bin Mahyuddin (Majelis Iftah Negeri Sembilan), menyampaikan banyak terimakasih atas berlangsungnya acara ini. Beliau berharap pertemuan ini dapat menjadikan penghubung tali silaturrahmi. Sehingga kita dapat mempelajari ilmu-ilmu dan pengalaman dari banyak pelajar tentang metode dan kaidah-kaidah ilmu Turost.
Penulis : Malyjurnalistik Putri










Tinggalkan Balasan